EDEN: Transisi

TRANSISI — Dari Yang Jauh… ke Yang Terjadi

Dan untuk waktu yang sangat lama—
tidak ada yang berubah.
Atau setidaknya…
tidak ada yang cukup jelas untuk diperhatikan.
Dunia terus berjalan.
Seperti biasa.
Seperti seharusnya.
Pagi datang…
lalu pergi.
Malam turun…
lalu menghilang.
Orang-orang bangun,
menjalani hidup mereka,
dan tidur tanpa pernah benar-benar tahu
apa yang sebenarnya mereka cari.
Namun jauh di balik semua itu—
sesuatu mulai menipis.
Bukan langit.
Bukan tanah.
Tapi batas yang selama ini tidak terlihat.
Retakan kecil.
Tidak berbunyi.
Tidak terlihat.
Namun cukup…
untuk membiarkan sesuatu lewat.
Bukan sesuatu yang besar.
Bukan sesuatu yang akan langsung mengubah segalanya.
Hanya… celah.
Dan seperti semua celah—
ia tidak menunggu untuk ditemukan.
Ia hanya menunggu…
seseorang yang cukup dekat untuk menyadarinya.
Seseorang yang tidak sedang mencari—
namun tidak sepenuhnya berpaling.
Seseorang yang masih bisa diam
di tengah dunia yang terus bergerak.
Di sebuah pagi yang tampak sama seperti hari-hari lainnya—
tanpa tanda, tanpa peringatan—
celah itu…
akhirnya bersinggungan dengan satu langkah manusia.
Langkah yang tidak istimewa.
Langkah yang bahkan tidak direncanakan.
Namun cukup…
untuk mengubah arah segalanya.
Namanya—
Arka.
Dan tanpa ia sadari—
hari itu bukan sekadar hari biasa.
Itu adalah hari
ketika sesuatu yang telah lama tersembunyi…
mulai ditemukan kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *